Sobat Blacoco pada artikel sebelumnya yang berjudul jenis-jenis kopi saya sudah membahas jenis kopi secara global. Nah, untuk yang sekarang saya akan memberikan informasi secara spesifik salah satu jenis kopi yang ada di dunia yaitu jenis Kopi Robusta. Kopi Robusta (Coffea canephora) adalah jenis kopi yang berasal dari Benua Afrika tepatnya Afrika Barat dan banyak tumbh juga di Brazil, tempat ini sering disebut Conillon. Kopi robusta juga tumbuh di Asia Tenggara di mana koloni Perancis memperkenalkannya di akhir abad ke-19. Dalam beberapa tahun terakhir Vietnam, yang hanya menghasilkan robusta, telah melampaui Brazil, India, dan Indonesia untuk menjadi eksportir kopi terbesar di dunia.
Sobat Blacoco perlu kalian tahu juga sekitar sepertiga dari kopi yang diproduksi dan ada di dunia adalah kopi robusta, hal ini dikarenakan kopi ini lebih mudah perawatannya dibandingkan dengan jenis kopi utama lainnya. Sehingga biaya produksinya juga murah, akan tetapi kualitas buahnya lebih rendah dari Arabika dan Liberika. Kopi Robusta mengandung kafein paling tinggi, sangat dikenal karena rasanya yang pahit dan asam. Sejak Kopi Arabika dianggap unggul, robusta biasanya terbatas untuk campuran kopi kelas lebih rendah sebagai pengisi yang disertakan dalam kopi instan, dan dalam espresso blends untuk mempromosikan pembentukan "crema".
Sobat Blacoco kita patut bersyukur jika di Negara lain spesies Kopi Robusta rasa dan mutunya kurang baik berbeda dengan salah satu jenis kopi robutsta yang ada di Negara kita. Jenis Kopi Robusta ini tidak biasa dan sangat mahal harganya dipasaran, jenis Robusta ini disebut sebagai kopi Luwak. Keistimewaan Kopi Luwak ini dikarenakan dikumpulkan dari biji-biji kopi yang ada di kotoran luwak. Luwak adalah satwa mirip musang yang suka menyantap biji-biji kopi matang yang bermutu sangat baik. Karena biji kopi yang keras, setelah melalui proses pencernaan, biji kopi bersih (terlepas dari kulitnya) dikeluarkan luwak bersama feses (kotorannya). Mungkin karena proses kimia dalam pencernaan luwak itulah, kopi olahan dari sisa kotoran luwak ini punya rasa yang unik. Beda rasanya dengan kopi Robusta biasa, kopi Luwak ini rasanya lebih nikmat dan khas. Sudah pernah mencoba belum Sobat Blacoco rasa sensasi nikmat dari kopi luwak tersebut? mmm..bagi yang belum saya sarankan untuk mencobanya.
Beberapa sifat penting kopi robusta:
· Resisten terhadap penyakit HV
· Tumbuh pada ketinggian 400-700 m dpl, tetapi masih toleran pada ketinggian kurang dari 400 m dpl, dengan suhu 21-24 C
· Daerah yang bulan keringnya 3-4 bulan secara berturut-turut, dengan 3-4 kali turun hujan.
· Produksi lebih tinggi daripada Kopi Arabika dan Liberika (rata-rata 9-13 ku kopi beras / ha / th). Dan bila Dikelola secara Intensif bisa berproduksi 20 ku / ha / th.
· Kualitas buah lebih rendah daripada Kopi Arabika, tetapi lebih tinggi daripada Kopi Liberika.

